Kode Pada Dinding Ban

1. Logo Merek OTANI

2. Tipe Ban (Tubeless/Tube Type)

3. Ply Rating dan Load Range

4. Maksimal Beban dan Tekanan Per Ban Single/Dual       Mounted

5. Konstruksi Ban

6. Nama Pattern

7. Aplikasi Piktogram

8. Kode DOT (Nomor Minggu-Tahun 4 Digit)

9. M+S Lumpur & Salju

10. Load Index / Speed Symbol

11. Ukuran Ban

12. Kode Posisi Ban

13. Peringatan Keamanan

TIPS UNTUK MENGOPTIMALKAN BAN

Tekanan Inflasi Ban

Tekanan inflasi ban berdasarkan kapasitas tekanan, beban, kecepatan, dan kondisi penggunaannya

Ban harus dipompa dengan tepat.

Under-inflation sangat merugikan ban. Hal ini dapat menyebabkan keausan yang sering terjadi pada bahu, membuat ban cepat panas, menurunkan daya tahan dan membuat boros bahan bakar.

Tekanan Inflasi yang berlebihan dapat menyebabkan keausan yang berlebihan pada bagian tengah tapak, sehingga memperpendek umur ban.

Idealnya, tekanan angin harus dijaga dan diperiksa sesering mungkin, karena ban bisa kehilangan tekanan udara sebanyak 10 pon dalam satu bulan.

Tekanan yang kurang
Tekanan Standar
Tekanan berlebihan
Keselarasan Roda / Wheel Alignment

Keselarasan roda yang buruk dapat memiliki dampak negatif pada handling, steering, dan stabilitas kendaraan.

Tiga parameter utama harus diperhatikan untuk menyelaraskan roda dengan benar.

Toe

Adalah sudut yang dibentuk oleh dua garis horizontal melalui bidang dua roda. Dari tampilan depan, Toe in adalah ketika sisi depan roda dimiringkan ke arah dalam. Toe-out adalah ketika sisi belakang roda miring ke arah dalam. Toe in yang berlebihan membuat bagian luar ban aus. Toe-out yang berlebihan membuat bagian dalam ban aus.

 

Camber

Ini adalah kemiringan ban baik di dalam atau di luar dari tampilan depan ban. Pastikan ban disejajarkan dalam arah yang lurus untuk mengoptimalkan keausan ban kemudi dan meminimalkan keausan yang tidak teratur. Keausan dari camber positif ada di bahu luar ban; dengan camber negatif, keausan ada di bahu bagian dalam.

 

Caster

Ini adalah kemiringan ke depan atau ke belakang dari sumbu kemudi mengacu pada garis vertikal. Ini biasanya merupakan faktor dalam penanganan kendaraan, tetapi dapat mempengaruhi keausan ban. Caster yang tepat penting untuk stabilitas arah dan kemampuan pengembalian. Caster yang tidak tepat dapat menyebabkan goyangan, upaya kemudi yang berlebihan, tarikan dan keausan bahu pada ban kemudi.

 

ROTASI BAN

Bagian Poros Kemudi

Ban di sisi pengemudi akan cenderung lebih cepat aus karena desain dan pengoperasian sistem kemudi.

Ban kemudi yang berlawanan lebih mungkin mengalami keausan yang tidak merata karena efek jalan dan tingkat keausan yang lebih lambat.

Rekomendasi:

Pada keausan 50%, putar ban kiri dan kanan. Jika ada keausan pada bagian shoulder, putar pelek secara bersamaan.

Bagian Poros Kemudi

Ban bagian dalam akan mengalami keausan bahu bagian dalam.

Heal dan Toe yang aus.

 

Rekomendasi:

Single Drive Axle – Putar ban bagian dalam dan luar. Putar ban pada pelek jika keausan tidak merata atau keausan lebih cepat ditemukan pada bahu.

Twin Drive Axles – Putar poros roda depan dan belakang saat ban aus pada 50%.

Poros Kemudi Trailer

Bagian shoulder dalam ban trailer mengalami keausan yang cepat atau tidak merata karena jalan, camber gandar, jenis suspensi, dan beban ban.

Pada trailer axle 2 dan 3, keausan ban dipengaruhi oleh gesekan yang parah saat berbelok.

2-Axle 2
Axle – Jarak tempuh 

Rekomendasi

Putar ban antara axle dengan aus yang lebih cepat dan lebih lambat saat ban 50% aus – tukar posisi di dalam dan di luar. Jika ada keausan pada shoulder bagian dalam, putar ban pada roda untuk meminimalkan keausan bahu tambahan.

INTERPRETASI BERBAGAI BAN UKURAN BAN TRUK

Lebar Bagian Nominal (inci)

Konstruksi (R=Radial)

Diameter Pelek (inci)

Ply Rating

Indeks Beban (Single/Dual)

160 = 4,500 kg
156 = 4,000 kg

Simbol Kecepatan (K=110km/jam)

Lebar Bagian Nominal (inci)

Rasio Aspek (persentase)

Konstruksi (R=Radial)

Diameter Pelek (inci)

Ply Rating

Indeks Beban (Single/Dual)

156 = 4,000 kg
150 = 3,350 kg

Simbol Kecepatan (L=120km/jam)

Lebar Bagian Nominal (inci)

Konstruksi (R=Radial)

Diameter Pelek (inci)

Ply Rating

Indeks Beban (Single/Dual)

152 = 3,550 kg
148 = 3,150 kg

Simbol Kecepatan (M=130km/jam)

SIMBOL KECEPATAN

Simbol Kecepatan menunjukkan kecepatan di mana ban dapat membawa beban yang sesuai dengan indeks bebannya dalam kondisi servis yang ditentukan oleh pabrikan ban.

BEBAN INDEKS

Indeks Beban adalah kode numerik yang terkait dengan beban maksimum yang dapat dibawa oleh ban pada kecepatan yang ditunjukkan oleh pabrikan ban.